About Me

Pengertian Figurative Language : Fungsi, Jenis dan Contoh Soal Latihannya


A. Pengertian Figurative Language

Figurative language adalah bahasa kiasan yang digunakan penulis/pembicara  untuk menyampaikan sebuah pesan secara imajinatif dan kias yang bertujuan untuk membuat pembaca/pendengar  mendapat efek tertentu dari gaya bahasa tersebut.

Figurative language  merupakan pemanfaatan kekayaan bahasa, pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek-efek tertentu, keseluruhan ciri bahasa sekelompok penulis sastra dan cara khas dalam menyatakan pikiran dan perasaan baik secara lisan maupun tertulis.

Selain itu, figurative language merupakan teknik pengungkapan bahasa, penggaya bahasan yang maknanya tidak menunjuk pada makna harfiah kata-kata yang mendukung, melainkan pada makna yang ditambah, makna yang tersirat.

Karena figurative language merupakan teknik pengungkapan bahasa maka sebenarnya figurative language sering dimanfaatkan untuk mewakili perasaan dan pemikiran dari pengarang, penulis  ataupun pembicara yang menggunakan figurative language tersebut.

Biasanya, figurative language bersifat tidak sebenarnya alias kias ataupun konotasi. Figurative language juga merupakan  cara untuk melibatkan pembaca/pendengar untuk lebih kreatif dalam memaknai kata dan tulisan yang kita sampaikan dengan sebaik-baiknya.

Walaupun jenis figurative language sering diperdebatkan, tetapi sebagai penulis ataupun pembicara minimal kita harus mengetahui jenis figurative language secara umum. Adapun jenis figurative language secara umum adalah sebagai berikut:  similes, hyperbole, metaphors, personification, Onomatopoeia dan allusion.

B. Fungsi Figurative Language

Adapun fungsi figurative language adalah sebagai berikut:

1. Menghasilkan kesenangan imajinatif.

2. Menghasilkan imaji tambahan sehingga hal-hal yang abstrak menjadi kongkrit dan menjadi dapat dinikmati pembaca.

3. Menambah intensitas perasaan pengarang dalam menyampaikan makna dan sikapnya.

4. Mengkonsentrasikan makna yang hendak di sampaikan dan cara-cara menyampaikan sesuatu dengan bahasa yang singkat.

5. Meletakkan konsep imaginasi yang lebih familiar kepada pembaca dan pendengar dari karya sastra yang dihasilkan.

6. Memberi kebebasan kepada pengarang/pembicara untuk memilih bahasa yang diinginkan tetapi tetap dapat dipahami oleh para pembaca/pendengar.

C. Jenis-Jenis Figurative Language

1. Metaphor

Metaphor merupakan jenis figurative language yang digunakan untuk meletakan sebuah objek yang bersifat sama dengan pesan yang ingin disampaikan dalam bentuk ungkapan. Contoh: Pegawai tersebut merupakan tangan kanan dari komisaris perusahaan tersebut. Tangan kanan merupakan ungkapan bagi orang yang setia dan dipercaya.

Selain itu, metaphor juga digunakan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan suatu hal dengan cara merujuk pada hal lain yang dianggap memiliki karakteristik yang mirip dengan sesuatu atau seseorang yang ingin dideskripsikan tersebut. Contoh : “Her eyes are the stars in the night sky.”

Metaphor berarti juga menggambarkan sesuatu dengan menggunakan hal lain sebagai pembanding. Pada saat berbicara tentang mata maka pembandingnya biasanya adalah bintang. Contohnya adalah matanya seindah bintang dilangit. Pemilihan hal lain yang dijadikan rujukan atau pembanding ini didasarkan kepada kemiripan kualitas atau karakteristik dari kedua hal tersebut. Dalam hal ini, mungkin yang di anggap mirip adalah bahwa “mata” nya itu berbinar dan indah layaknya “bintang” di malam hari.

Metaphor bukanlah makna yang sebenarnya, atau dengan kata lain hanya sekedar makna kiasan. Di dalam Metaphor, kita tidak menggunakan kata “like” atau “as” dalam membandingkan dua hal, karena penggunaan kedua kata tersebut adalah cirri khas dari Simile. Metaphor akan menyatakan bahwa menyatakan bahwa “A adalah B” sedangkan dalam Simile, sederhananya kita menyatakan bahwa “A seperti B”. Jadi jelas kan sekarang, apa bedanya antara Metaphor dan Simile.

Contoh metaphor adalah sebagai berikut:

1. My roommate is going through a rollercoaster of emotions.
2. The world is my oyster.
3. You're a couch potato.
4. He has a heart of stone.
5. America is a melting pot.
6. My friend is a Shakespeare when in English class.
7. He was a roaring lion in anger, though now he is silent.
8. They seem like jackals when running in fear.
9. Kisses are roses in the spring.
10. This world is a sea of anonymous faces.

2. Onomatopoeia

Figurative language jenis onomatopoeia merupakan jenis rhetorical device dimana sebuah kata yang dituliskan atau diucapkan merupakan tiruan (imitation) dari sebuah efek suara. Efek suara tersebut berasal dari hal-hal di sekitar kita seperti suara air menetes, suara angin bertiup, suara hewan, bahkan suara yang dihasilkan dari gesekan karet ban sebuah kendaraan dengan aspal saat kita mengerem mendadak di kecepatan tinggi atau juga suara pintu yang ditutup dengan cara dibanting.

Selain itu, onomatopoeia adalah kata-kata yang mengekspresikan bunyi (words that express sounds) yang digunakan untuk mengatakan bahwa pada saat kita mencoba menuliskan suara-suara yang terjadi di sekitar kita, maka yang kita hasilkan itulah yang kita sebut dengan Onomatopoeia.

Penggunaan Onomatopoeia yang paling sering kita temui adalah di dalam buku-buku komik. Jika kita perhatikan kata yang tergolong kedalam onomatopoeia umumnya tidaklah mengandung makna apa-apa. Kata tersebut murni hanya berupa tiruan bunyi yang bertujuan untuk membantu pendeskripsian suatu keadaan atau kondisi.

Kondisi yang terjadi tersebut akan memberikan efek yang membuat pembaca atau pendengar bisa mengilustrasikan dalam benak mereka serta merasa seolah-olah mereka mampu mendengar efek suara tersebut.

Oleh karena itu, pada umumnya tiruan suara dalam Onomatopoeia sudah ada standar nya, hal ini ditujukan agar pembaca dan pendengar secara umum bisa dengan cepat memahami suara apa yang sedang ditirukan tersebut, seperti misalnya kata “Kaboom!” yang mengilustrasikan suara “Ledakan” yang sangat kencang seperti ledakan bom dan sebagainya. Onomatopoeia tidak hanya muncul dalam Bahasa Inggris saja, dan ternyata meski sebenarnya setiap bunyi itu terdengar sama bagi orang-orang dari berbagai tempat.

Namun ada perbedaan dalam hal penyimbolan atau penulisan dari bunyi-bunyi tersebut antara satu budaya dan budaya yang lainnya atau dalam hal ini sering di sebut dengan Cross-cultural differences. Sebagai contoh misalnya saja bunyi Klakson mobil, dalam Bahasa Indonesia kita biasanya menirukan suara Klakson mobil dengan mengatakan “Tin-Tin” atau kadang juga “Tit-Tit”. Ternyata dalam Bahasa Mandarin, bunyi ini disimbolkan dengan “ba-ba”, dalam Bahasa Perancis “tut-tut”, dalam Bahasa Portugis “fom-fom”, dalam Bahasa Jepang “pu-pu”, dalam Bahasa Vietnam “bim-bim”, dan dalam Bahasa Korea “bbang-bbang”.

Adapun contoh onomatopoeia adalah sebagai berikut:

1. Impact sounds: Bang, boom, clap, clatter, click, clip-clop, clop, clunk, crack, crash, pitter-patter, plop, plunk, pop, rat-a-tat-tat, slam, splash, tap, thud, thump, thwack, tick, ticktock, wham

2. Human sounds: Babble, bawl, boo, chatter, chortle, chuckle, gasp, giggle, groan, hum, moan, murmur, mutter, screak, scream, shriek, sigh, snicker, snigger, splutter, titter, wheeze, whimper, whine, whisper

3. Bird sounds: Trill, caw, cheep, chirp, chirrup, cluck, coo, peep, quack, screech, squawk, twitter, warble

4. Animal sounds: Baa, bark, bray, growl, grunt, hiss, howl, meow, mew, moo, neigh, oink, purr, roar, snarl, squeak, squeal, whinny, woof, yap, yelp

5. Ringing sounds: Chime, chink, clang, clank, clink, ding, ding-dong, ping, ring, jingle

6. Continuous sounds: Beep, bleep, burble, buzz, chug, crackle, creak, drone, gurgle, honk, hoot, jangle, jingle, rasp, rattle, ring, roar, rumble, rustle, sizzle, tinkle, toot, whir

3. Allusion

Figurative language jenis allusion menggunakan kalimat yang merujuk pada peristiwa, legenda, perumpamaan, tokoh atau peristiwa penting di masa lalu yang dianggap diketahui baik oleh penutur maupun oleh lawan bicara untuk mengaitkan peristiwa di masa sekarang.

Allusion juga dapat digunakan dalam kalimat untuk mengingat peristiwa masa lalu yang dapat digunakan untuk menggambarkan masa kini. Amsal dan ungkapan sering digunakan dalam kalimat allusion untuk menggambarkan gagasan yang diinginkan.

Namun, penggunaan figurative language dari allusion sering tidak lengkap, sehingga bentuk ini juga disebut flash, tetapi orang lain memahami makna yang diungkapkan oleh pembicara, sehingga keduanya dianggap dikenal oleh pembicara dan lawan bicara.

Contoh allusion dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Wajah pamanku sangat mirip dengan Rano Karno ketika dia masih muda.

2. Gadis itu terlihat sangat culun, seperti Betty La Fea.

3. Lagu-lagu yang ia ciptakan berisi kritik sosial dan refleksi keagamaan, serta lagu-lagu oleh Ebiet G. Ade.

4. Pahlawan devisa berjuang untuk menaklukkan rasa takut di tanah orang-orang untuk keluarga tersayang.

5. Hati-hati dengan Paijo, kata-katanya penuh keajaiban. Apa pun yang dikatakannya tidak percaya, banyak wanita menjadi korban.

Contoh allusion dalam bahasa Inggris adalah sebagai berikut:

1. “Well, It’s like the aftermath of World War II.” Allusion: World War II – A condition after the World War II where everything is chaotic.

2. “A hit man won’t take a Prius.” Allusion: Prius – A brand of car from Toyota which considered to be a family man’s tipical.

3. “His brain is using Core i7.” Allusion: Core i7 – Currently the fastest computer processor by Intel Corporation.

4. “I wish that I can recover from my injury just like Wolverine.” Allusion: Wolverine – A Marvel Comics character in X-Men who has super regeneration ability.

5. “Your house is just like Disneyland.” Allusion: Disneyland – An amusement park designed based on the scenery in Disney’s stories.

4. Similes

Dalam bahasa Indonesia jenis majas simile sering menggunkan kata bak, bagaikan, ataupun seperti; hanya saja simile bukan membandingkan dua objek yang berbeda, melainkan menyandingkan sebuah kegiatan dengan ungkapan. Contoh simile dalam bahasa Indonesia adalah : Kelakuannya bagaikan anak ayam kehilangan induknya.

Majas simile adalah salah satu kelompok dari majas perbandingan yang menggunakan kata-kata sebagai pembanding untuk menyatakan maksud dan tujuannya. Majas simile hampir sama dengan majas perumpamaan karen sama-sama menggunakan kata-kata perumpamaan dalam kalimat.

Beberapa kata-kata penghubung yang digunakan dalam majas simile yaitu ibarat, umpama, bagaikan, bagai, seperti, layaknya, bak dan lain-lain yang merupakan kata pembanding. Perumpamaan-perumpamaan ini biasa digunakan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan makna atau gagasan atau ide yang ingin disampaikan oleh penutur.

Dalam kalimat-kalimat majas simile, penulis dapat membandingkan gagasan atau idenya dengan kata-kata perumpamaan, benda atau tokoh yang memiliki ciri atau kedekatan makna untuk menggambarkan gagasan atau ide yang dimaksud oleh si penulis.

Contoh figurative language jenis simile adalah sebagai berikut
1. The tall girl stood out like a sore thumb.
2. It was as easy as shooting fish in a barrel.
3. My mouth was as dry as a bone.
4. They fought like cats and dogs.
5. Watching that movie was like watching grass grow.
6. His friend is as black as coal.
7. He has learned gymnastics, and is as agile as a monkey.
8. When attacked in his home, he will fight like a caged tiger.
9. Can you dance like a monkey?
10.Even when he was told everything, he was acting like a donkey.

5. Hyperbole

Hyperbole merupakan figurative language yang digunakan untuk u mengungkapkan sesuatu dengan kesan berlebihan, bahkan hampir tidak masuk akal. Contoh: Orang tuanya memeras keringat agar anak tersebut dapat terus bersekolah. Memeras keringat artinya bekerja dengan keras.

Selain itu, hyperbole dapat diartikan sebagai kata/kalimat untuk mewakili penggunaan kata/kalimay yang berlebihan sebagai perangkat retoris atau kiasan. Ini dapat digunakan untuk membangkitkan perasaan yang kuat atau untuk membuat kesan yang kuat, tetapi tidak dimaksudkan untuk dipahami secara harfiah.

Hyperbole juga digunakan untuk membuat efek membesar-besarkan atau untuk penekanan dalam bentuk puisi, dan sering ditemui dalam pidato santai. Banyak sekali penggunaan Hyperbole yang menggambarkan sesuatu yang lebih baik atau lebih buruk daripada yang sebenarnya. Contoh Hyperbole adalah “.The bag weighed a ton” Hyperbole membuat kesan bahwa tas itu sangat berat, meskipun mungkin tidak sampai seberat ton.

Sebuah Hyperbole adalah bentuk kata-karta yang menggunakan pernyataan berlebihan atau klaim yang seharusnya tidak dipahami secara harfiah. Hyperbole bukan hanya digunakan dalam retorika, tetapi juga sering ditemukan pada percakapan sehari-hari.

Hyperbole dapat ditemukan dalam literatur dan komunikasi lisan. Mereka tidak akan digunakan dalam karya-karya nonfiksi, seperti jurnal medis atau makalah penelitian; tetapi, mereka yang sempurna untuk karya fiksi, terutama untuk menambah warna karakter atau humor cerita. Hyperbole memberikan efek Semangat dan Kegembiraan

Contoh figurative language jenis hyperbole adalah sebagai berikut:

1. “This car goes faster than the speed of light”. (Mobil ini berjalan lebih cepat dari kecepatan cahaya.)

2. “That new car costs a bazillion dollars”. (Mobil baru itu seharga bazillion dolar.)

3. “We are so poor; we don’t have two cents to rub together”. (Kami sangat miskin; kami tidak memiliki dua sen untuk menggosok bersama-sama.)

4. “That joke is so old, the last time I heard it I was riding on a dinosaur”.( Lelucon yang sangat tua, terakhir kali saya mendengar itu ketika saya naik dinosaurus.)

5. “They ran like greased lightning”.( Mereka berlari seperti kilat berminyak.)

6. “He’s got tons of money”. (Dia punya berton-ton uang.)

7. “You could have knocked me over with a feather”. (Anda bisa mengetuk saya dengan bulu.)

8. “Her brain is the size of a pea”. (Otaknya seukuran kacang polong.)

9. “He is older than the hills”. (Dia lebih tua dari bukit-bukit.)

10. “adds amazing luster for infinite, mirror-like shine”.  (Menambah kilau yang luar biasa untuk tak terbatas, bersinar seperti cermin)

6. Personification

Personification adalah jenis figurative language dimana kualitas manusia diberikan kepada hewan, benda atau ide-ide. Dalam seni, Personification berarti mewakili hal non-manusia seolah-olah seperti manusia. Personification memberikan sifat dan kualitas manusia, seperti emosi, keinginan, sensasi, gerakan dan berbicara, sering diungkapkan dengan cara metafora.

Selain itu, personification banyak digunakan dalam seni visual. Contoh Personification dalam menulis adalah “daun melambai tertiup angin”, “lautan menghela napas” atau “Matahari tersenyum pada kami”. Dalam bahasa yang mudah Personification hanya memberikan contoh makhluk hidup untuk benda mati. “Angin berteriak”. Jelas angin tidak bisa berteriak, hanya orang yang bisa. Ini adalah apa yang disebut Personification.

Contoh Personification adalah sebagai berikut:
1. She did not realize that opportunity was knocking at her door.(Dia tidak menyadari peluang yang mengetuk pintu.)

2. He did not realize that his last chance was walking out the door.(Dia tidak menyadari bahwa kesempatan terakhirnya berjalan keluar pintu.)

3. The bees played hide and seek with the flowers as they buzzed from one to another.(Lebah bermain petak umpet dengan bunga karena mereka berdengung dari satu ke yang lain.)

4. The wind howled its mighty objection. (Angin menderukan perkasaannya)

5. The river swallowed the earth as the water continued to rise higher and higher. (Sungai menelan bumi sehingga air terus meningkat lebih tinggi dan lebih tinggi.)

6. Time flew and before we knew it, it was time for me to go home.(Waktu terbang dan sebelum kita tahu itu, sudah waktunya bagi saya untuk pulang ke rumah.)

7. The ocean waves lashed out at the boat and the storm continued to brew. (Gelombang laut mengecam perahu dan badai terus menderu).

8. The thunder grumbled like an old man. (Guntur menggerutu seperti orang tua).

9. The flowers waltzed in the gentle breeze. (Bunga-bunga berdansa di angin lembut.)

10.The sun glared down at me from the sky.(Matahari melotot ke arahku dari langit).

D. Contoh Latihan Soal Figurative Language

A. What figurative language of the sentences below!

1. The sky misses the sun at night.
2. I've told you a million times to clean your room!
3. Her head was spinning from all the new information.
4. April is the cruelest month of the year.
5. The radio stared at me.
6. The car brakes screamed all through the journey.
7. The car stopped with a groaning complaint.
8. You snore louder than a freight train!
9. It's a slow burg. I spent a couple of weeks there one day.
10.She's so dumb, she thinks Taco Bell is a Mexican phone company.
11.I had to walk 15 miles to school in the snow, uphill, in bare feet.
12.You could've knocked me over with a feather.
13.Opportunity knocked at his door.
14.The sun greeted me this morning.
15.The sky was full of dancing stars.
16.The vines wove their delicate fingers together.
17.The radio suddenly stopped singing and stared at me.
18.The sun played hide and seek with the clouds.
19.I must have won the “golden ticket.
20.When you feel betrayed by a friend, you can say, "You too, Brutus?"

B. Answer the question by choosing A, B, C, D or E!

1. Which of the following contains an example of allusion?
      A. She is like the wind through my trees.
      B. Life's a dance you learn as you go.
      C. We're from the country and we like it that way.
      D. As the angels sing an old Hank Williams song, time marches on.
      E. Time is money

2. What is a literary technique in which two contradictory words come together for a special effect? For example, original copy or jumbo shrimp.
    A. Simile
    B. Oxymoron
    C. Hyperbole
    D. Metaphor
    E. Allusion

3. What is the use of words and phrases in an unusual way? Writers often use this to make their writing more colorful, powerful, and interesting.  Examples include simile, metaphor, irony, and personification.
    A.  Figurative language
    B. Rhyming couplet
    C. Text features
    D. Sensory images
    E. Poetry

4.  “Let us go forth and lead the land we love" contains an example of what type of figurative language?
    A. Mood
    B. Onomatopoeia
    C. Theme
    D. Alliteration
    E. Allusion

5.  We real cool. We Left school. We Lurk late. We Strike straight. We Sing sin. We Thin gin. We Jazz June. We Die soon. In this poem by Gwendolyn Brooks, what poetic device is used?
    A. Repetition
    B. Theme
    C. Onomatopoeia
    D. Simile
    E. Hyperbole

6. Her head was so full of ideas that it was ready to burst wide open. What type of figurative language is used in this sentence?
    A. Alliteration
    B. Metaphor
    C. Hyperbole
    D. Personification
    E. Allusion

7. The baby was like an octopus, grabbing for everything in sight. What type of figurative language is used in this sentence?
    A. Personification
    B. Metaphor
    C. Hyperbole
    D. Simile
    E.  Allusion

8. That movie took my breath away. What type of figurative language is usede in this sentence?
    A. Metaphor
    B. Personification
    C. Idiom
    D. Alliteration
    E.  Simile

9. Leslie said that she was in the dark about what's going on. What type of figurative language is used in this sentence?
    A. Idiom
    B. Personification
    C. Alliteration
    D. Metaphor
    E. Hyperbole

10. I like pancakes so much I could eat a million of them. What type of figurative language is used in this sentence?
    A. Hyperbole
    B. Idiom
    C. Alliteration
    D. Personification
    E. Metaphor

11. "I had so much homework, I needed a pickup truck to carry all my books home!" What type of figurative language is used here?
    A. Metaphor
    B. Allusion
    C. Hyperbole
    D. Simile
    E.  Personification

12. “Her face is like a sunbeam,” is an example of what type of figurative language?
    A. Metaphor
    B. Allusion
    C. Hyperbole
    D. Simile
    E.  Personification

13. “The tropical storm slept for two days,” is an example of what type of figurative language?
    A. Personification
    B. Simile
    C. Metaphor
    D. Hyperbole
    E.  Allusion

14. Was so hungry that I even ate the plate. What type of figurative language is used in this sentence?
    A. Metaphor
    B. Personification
    C. Simile
    D. Hyperbole
    E.  Allusion

15. My father was the sun and the moon to me. What type of figurative language is used in this sentence?
    A. Personification
    B. Metaphor
    C. Hyperbole
    D. Simile
    E.  Allusion

16. The rain seemed like an old friend who had finally found us. What type of figurative language is used in this sentence?
    A. Simile
    B. Metaphor
    C. Onomatopoeia
    D. Personification
    E.  Hyperbole

17. "Smash", when the cup fell off the table. What type of figurative language is used in this sentence?
    A. Onomatopoeia
    B. Metaphor
    C. Personification
    D. Hyperbole
    E.  Allusion

18. He was a library of information about baseball. What type of figurative language is used in this sentence?
    A. Simile
    B. Personification
    C. Hyperbole
    D. Metaphor
    E.  Allusion

19. The curtain was waving to everyone every time the wind blew through the open window. What type of figurative language is used in this sentence?
    A. Personification
    B. Hyperbole
    C. Onomatopoeia
    D. Metaphor
    E. Allusion

20. The tree shook its branches angrily. What type of figurative language is being used in this sentence?
    A. Hyperbole
    B. Personification
    C. Onomatopoeia
    D. Metaphor
    E.  Simile


Post a Comment

0 Comments